Memahami Komposisi Fotografi

Memahami Komposisi Fotografi

Selain teknik, komposisi dalam fotografi adalah hal yang wajib kamu pahami. Karena tanpa memahami komposisi, kamu tidak akan bisa menghasilkan foto yang sempurna. Komposisi dapat diartikan sebagai cara menata elemen-elemen dalam gambar, elemen-elemen ini mencakup garis, bentuk, warna, dan gelap terang. Yang paling utama dari aspek komposisi adalah menghasilkan visual impact (kemampuan untuk menyampaikan perasaan yang kamu inginkan untuk berekspresi dalam foto).

Agar kamu bisa menghasilkan foto yang sempurna, ada kaidah-kaidah komposisi yang wajib kamu pahami, antara lain:

1. Perspektif

Perspektif adalah keadaan suatu gambar atau foto yang menunjukkan ada penghujung pada satu satu subjek. Dalam fotografi, salah satu cara paling efektif memberi perspektif pada foto adalah dengan memanfaatkan titik lenyap (atau titik hilang = vanishing point). Titik lenyap adalah titip dimana seolah-olah sebuah benda, makin ke belakang posisinya akan makin mengecil bentuknya. Seperti foto di bawah ini.

Perspektif (c) thedesignwork.thedesignwork

2. Framming

Framing  adalah membingkai objek utama atau Point Of Intereset (POI) di kelilingi dengan elemen lain dalam foto. Salah satu manfaat menggunakan framing adalah mata para penonton akan focus pada objek foto. Selain itu framing juga memberikan efek ruang yang tajam pada foto yang kita hasilkan. Berikut contoh beberapa foto framing.

Framing (c) flickr.comphotosmcazadi

Framing (c) relevance.com

3. Background & Foreground

Background & Foreground adalah elemen yang dapat mempercantik foto yang akan kita ambil. Seperti foto jembatan dengan background senja dan foto couple dengan latar depan bunga.

background (c) paulreiffer.com

Forground (c) koreanweddingphotos

4. Rule of Thirds

Pada aturan umum fotografi, bidang foto sebenarnya dibagi menjadi 9 bagian yang sama. Sepertiga bagian adalah teknik dimana kita menempatkan objek pada sepertiga bagian bidang foto. Jangan letakkan objek foto di tengah, tetapi coba letakkan objek agak ke kiri atau ke kanan.

rule of third (c) dpshots

rule of third (c) eweb4.com

5. Dimensi

Meskipun foto bercerita dua dimensi, yang artinya semua terekam diatas satu bidang. Namun, sebenarnya foto dapat dibuat terkesan memiliki kedalaman, seolah-olah dimensi ketiga. Unsur utama membentuk dimensi adalah jarak, Dimensi dapat terbentuk apabila adanya jarak, jika kita menampilkan suatu obyek dalam suatu dimensi maka akan terbentuk jarak dalam setiap elemennya. Untuk membuat suatu dimensi diperlukan adanya permainan ruang tajam, permainan gelap terang dan garis.

dimensi (c) httpgraphicdesignjunction.com

6. Panning

Menghasilkan gambar bergerak adalah teknik yang menarik dalam fotografi. Latih dengan menggunakan Shutter Speed kemudian ikut pergerakan kereta, pelari, orang bersepeda, dll. Maka akan diperoleh kesan objek foto (pelari, kerata, orang bersepeda) tajam, dan background menjadi kabur. Seperti foto-foto berikut.

panning bike (c) topleftpixel.com

panning train (c) chrismartinphotography

_______________
Sumber: http://www.idseducation.com/2014/04/14/memahami-komposisi-fotografi/

 

mautic is open source marketing automation