E-PR

Oleh: Kartika Sari Dewi

Pengertian E-PR
E-PR adalah Electronic-Public Relations, yaitu suatu penerapan dari perangkat ICT (Information and Communication Technologies) untuk keperluan PR.
PR merupakan fungsi mutlak bagi suatu perusahaan, terutama apabila perusahaan tersebut baru berdiri atau belum mempunyai brand yang kuat.

Mengapa PR? Mengapa bukan Advertising?
PR merupakan senjata ampuh untuk mempengaruhi opini publik kepada perusahaan dan menjadi keharusan bagi perusahaan yang memerlukan TRUST dari publik.
Apa kendala terbesar dalam perkembangan PR di Indonesia? Jawabannya sangatlah sederhana, yaitu kesalah pahaman para pembuat keputusan di perusahaan dalam menanggapi kegiatan PR.

Banyak yang berpikir bahwa PR adalah proses memajang wanita cantik sebagai pegawai humas yang pandai berbicara mewakili perusahaan. Padahal fungsi humas jauh lebih berarti dari sekedar jual tampang dan pandai berbicara. Image ini tidak jauh berbeda dari image yang ada di negara RRC, sebagian dari mereka masih keliru mengganggap PR sebagai Guan Xi.

Bila disederhanakan, PR, Iklan dan Promosi Penjualan dapat dimengerti sebagai berikut:
If I tell you I am handsome and exciting, that is Advertising
If somebody else tells you I am handsome and exciting, that is Sales Promotion
If you come and tell me you have heard I am handsome and exciting, that is Public Relations

PR adalah apa yang publik katakan dan pikirkan tentang anda, pekerjaan anda, maupun perusahaan anda.
Pekerjaan seorang PR sangatlah luas dan mencangkup:
1.Customer Relations
2.Employee Relations
3.Community Relations
4.Government Relations
5.Media Relations
Masing-masing target market mempunyai kepentingan yang berbeda-beda pada perusahaan dan hubungan baik dan citra baik yang patut dibangun dan dijaga oleh PR pada setiap stakeholder perusahaan.

E-Public Relations = Kampanye Kehumasan

Istilah E-PR mungkin masih sulit dicerna bagi para praktisi PR Indonesia. Electronic-Public Relations adalah kegiatan kehumasan yang dilakukan di dunia Internet. Seluruh kegiatan kehumasan dapat dilakukan didalam internet dari mulai melakukan kegiatan publikasi sampai melakukan customer relations management (CRM) juga dapat dilakukan di Internet.

Malah kegiatan kehumasan bisa lebih fleksibel dari yang dilakukan di dunia nyata, ketika program kehumasan konvensional mengeluarkan budget hampir ratusan juta dalam sebuah perusahan besar, jika program tersebut dilakukan melalui Internet akan jauh lebih murah.

Praktisi E-PR mampu mengembangkan content untuk format distribusi apa saja (media cetak, radio, TV, situs web, e-mail, iTV, PDA, WAP, Usenet dan sejenisnya) untuk dapat menjangkau berbagai macam audiensnya.
Dan tahu kapan dan bilamana ia harus berpromosi, memberi tanggapan ataupun bereaksi.
E-PR adalah cara yang pas untuk membangun brand di dunia yang tidak kasat (dunia maya) seperti yang dikatakan oleh David Phillips, penulis dari buku terkenal yg berjudul Online Public Relations, sewaktu mendefinisikan E-PR ke dalam beberapa pengertian.

Apa saja yang bisa dilakukan praktisi PR di dunia internet?
1. Publikasi

Kegiatan publikasi yang di lakukan PR dalam internet dapat dilakukan dengan jalan mengikuti mailing list-mailing list yang sesuai dengan target audiences perusahaan kita. Banyaklah menuliskan tulisan berupa artikel, press release mengenai perusahaan anda dalam milis tersebut. Dengan begitu seluruh anggota milis akan kena terpaan publikasi yang telah dilakukan oleh PR.

Selain mengikuti mailing list yang sesuai dengan target market perusahaan, humas juga harus secara berkesinambungan memproduksi e-newsletter kepada member website perusahaan anda. Ingat untuk jangan melakukan spamming terhadap pengguna internet, karena dengan melakukan spamming maka kredibilitas perusahaan anda akan hancur.

Karena spamming adalah kegiatan berkonotasi negatif bagi pengguna internet, spamming bisa dikatakan sebagai kegiatan yang memaksakan kehendak dalam memberikan informasi. Jalan yang paling aman adalah mengirimkan newsletter pada anggota website anda yang secara sukarela mendaftarkan alamat emailnya untuk dikirimkan informasi tentang perusahaan anda.

2. Menciptakan Berita (Media Relations)
Untuk menjaga hubungan baik dengan wartawan dapat dilakukan melalui email, jika seorang PR mempunyai database alamat email seorang wartawan akan lebih sangat mudah dalam mengirimkan siaran pers. Jika perusahaan anda mempunyai siaran pers yang butuh disampaikan dengan segera, anda tinggal sekali “click” maka siaran pers anda akan langsung sampai di meja wartawan.

Untuk tetap menjaga hubungan baik, anda bisa menyapa wartawan tersebut lewat email menanyakan kabar wartawan tersebut dan kegiatan-kegiatan yang sedang dilakukan. Malah jika anda sudah sangat akrab dengan wartawan tersebut anda dapat melakukan wawancara / konferensi dengan menggunakan Instant Messenger seperti Yahoo Messenger, ICQ, atau yang lainnya.

Keuntungan melakukan kegiatan media relations dengan Internet adalah anda sebagai seorang humas sangat memudahkan para kuli tinta tersebut melakukan pekerjaannya. Bayangkan jika mereka harus melakukan wawancara dengan mendatangi kantor anda, akan membuang waktu perjalanan yang cukup lama.

Tetapi jika melakukan wawancara dengan melalui Instant Messenger, kerja para wartawan akan lebih mudah, hanya duduk di meja mereka, login, dan langsung dapat wawancara. Hasil wawancara langsung dapat dirangkum dalam bentu teks yang dapat diformat dalam MS word.

____________________
Sumber: http://kartikasd.blogspot.com/2009/05/e-pr.html

mautic is open source marketing automation